Ketua Panitia PORKAB 2025, Mustafa Joyo Muchtar, Wakil Bupati Barito Utara, Felix Sonadie Y. Tingan (tengah) dan Ketua KONI Barito Utara, Hj. Henny Rosgiati Rusli saat menyalakan obor sebagai simbol semangat sportivitas selama berlangsungnya kompetisi. (Foto : Diskominfosandi Barut)
Muara Teweh, siarnusantara.co.id/ – Dengan diawali penampilan memukau dari Batara Epicetric Dance, Pemerintah Kabupaten Barito Utara (Pemkab Barut) bersama KONI Barito Utara resmi membuka Pekan Olahraga Kabupaten (PORKAB) Tahun 2025 yang dipusatkan di Arena Tiara Batara, Sabtu (6/12/2025) malam.
Acara pembukaan ini dihadiri oleh Wakil Bupati Barito Utara, Felix Sonadie Y. Tingan beserta istri, unsur Pimpinan dan anggota DPRD, unsur Forkopimda, Sekda Barut, kepala OPD, serta tamu undangan lainnya.
Dalam laporannya, Ketua Panitia PORKAB 2025, Mustafa Joyo Muchtar menjelaskan bahwa PORKAB merupakan agenda rutin Pemerintah Daerah dan KONI sebagai ajang seleksi atlet jelang Porprov Kalimantan Tengah 2026.
“Tahun ini dipertandingkan 9 cabang olahraga pada sejumlah venue di Muara Teweh, ditambah cabor eksebisi Binaraga, Tenis Lapangan, dan Renang,” terangnya.
Ditempat yang sama, Ketua KONI Barito Utara, Hj. Henny Rosgiati Rusli, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah dan seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan ini.
“PORKAB adalah wahana penting untuk mengukur kesiapan atlet, sekaligus memperkuat semangat sportivitas dan persatuan di Barito Utara,” ujarnya.
Acara dilanjutkan dengan Pembacaan Janji Atlet dan Wasit, sebagai komitmen menjunjung tinggi kejujuran dan fair play selama pertandingan berlangsung.
Sementara itu membacakan sambutan resmi Bupati, Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan, menekankan pentingnya PORKAB dalam pembinaan atlet daerah.
“Pekan Olahraga Kabupaten bukan sekadar kompetisi, tetapi wadah melahirkan atlet berprestasi dan berintegritas untuk mengharumkan nama Barito Utara,” tegasnya.
Usai sambutan, Wakil Bupati secara resmi membuka PORKAB Barito Utara Tahun 2025 yang ditandai dengan penyalaan obor, sebagai simbol semangat sportivitas dan keberlangsungan kompetisi di tingkat kabupaten. (Candra/Sumber : Diskominfosandi Barut)
