
Muara Teweh, siarnusantara.co.id – Menjelang penutupan Tahun Anggaran 2026, Bupati Barito Utara H. Shalahuddin, S.T., M.T menekankan pentingnya kedisiplinan, peningkatan etos kerja, serta evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN). Seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Barito Utara diminta memperkuat tanggung jawab dalam menjalankan tugas demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Penegasan tersebut disampaikan Bupati saat memimpin apel bersama yang diawali dengan kegiatan gowes dan senam pagi. Kegiatan berlangsung pada Jumat (06/11/2026) dan dihadiri Sekretaris Daerah, para asisten, kepala perangkat daerah, pejabat fungsional, serta seluruh pegawai di lingkungan Pemkab Barito Utara.
Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa disiplin merupakan landasan utama bagi setiap ASN dalam menjalankan peran sebagai abdi negara sekaligus pelayan masyarakat. Menurutnya, kedisiplinan harus tercermin dari hal-hal sederhana hingga pelaksanaan tugas sehari-hari.
“Saya tidak bosan-bosannya mengingatkan kepada kita semua tentang pentingnya disiplin. Mulai dari hal-hal kecil, seperti memanfaatkan waktu kerja, berpakaian sesuai ketentuan, hingga mengikuti seluruh kegiatan pemerintah daerah,” tegas Bupati.
Selain disiplin kerja, perhatian juga diberikan terhadap tingkat kehadiran pegawai. Bupati meminta seluruh ASN menyadari bahwa tugas pemerintahan merupakan amanah besar yang hasilnya sangat dinantikan masyarakat Barito Utara.
Ia menilai, kedisiplinan menjadi faktor paling dominan dalam menentukan keberhasilan kinerja organisasi, sebelum aspek kerja keras, kecerdasan dalam bekerja, maupun kapasitas individu.
“Bagi saya, disiplin itu nomor satu, nilainya 50 persen. Baru setelah itu kita bicara kerja keras, kerja cerdas, kapasitas, dan seterusnya,” tambahnya.
Untuk memperkuat pembinaan pegawai, Bupati juga menginstruksikan para kepala perangkat daerah agar melakukan pengawasan secara ketat terhadap ASN yang dinilai kurang disiplin. Penempatan pegawai di wilayah kecamatan, menurutnya, dapat menjadi salah satu opsi pembinaan berkelanjutan.
Evaluasi Program dan Persiapan Tahun Anggaran 2027
Memasuki penghujung tahun anggaran, Bupati mengarahkan seluruh perangkat daerah untuk memusatkan perhatian pada dua agenda utama, yakni evaluasi kinerja 2026 serta persiapan program Tahun Anggaran 2027.
Pada agenda pertama, seluruh perangkat daerah diminta melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program selama kurang lebih sepuluh bulan terakhir. Evaluasi mencakup capaian pekerjaan, berbagai kendala yang dihadapi, hingga efektivitas koordinasi antar pelaksana.
Bupati secara khusus menekankan perlunya evaluasi mendalam terhadap 11 program unggulan dan 12 kegiatan prioritas atau Program Sebelas Dua Belas. Langkah tersebut diharapkan mampu mempertahankan capaian yang telah diraih sekaligus memperbaiki berbagai kekurangan dalam pelaksanaannya.
Sementara itu, untuk agenda kedua, seluruh jajaran Pemkab Barito Utara diminta segera menyiapkan perencanaan program Tahun Anggaran 2027. Di saat bersamaan, penyelesaian seluruh pekerjaan tahun 2026 harus dipastikan berjalan tuntas, baik dari sisi fisik maupun administrasi.
Bupati juga mengingatkan pentingnya menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam penyelesaian pekerjaan. Ia secara tegas meminta agar seluruh proses administrasi diperiksa kembali untuk mencegah terjadinya pelanggaran.
“Jangan sampai ada kelebihan bayar. Jangan sampai pekerjaan belum selesai, tetapi administrasinya sudah dinyatakan seratus persen. Saya minta semuanya dicek kembali,” pesannya.
Mengakhiri arahannya, Bupati mengajak seluruh ASN untuk terus menjaga semangat kebersamaan dan kekompakan dalam menjalankan tugas pemerintahan. Ia berharap seluruh pegawai dapat memberikan pengabdian terbaik demi mendorong kemajuan Kabupaten Barito Utara.
Apel bersama tersebut kemudian ditutup dengan doa bersama untuk memohon keselamatan, kesehatan, serta keberkahan bagi seluruh pegawai dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. (red/Sumber : Diskominfosandibarut)
